Rentang

Rentang

Aku terjebak di kubus putih transparan

Terlalu nyaman hanya melihat dari sini

Tanpa perlu bergerak jauh mendekatimu


Walau ku tahu hanya satu sisi yang menikmati persembunyian ini

Tak mengapa jika aku tak berdiri di sekelilingmu

Biarkan saja tetap seperti ini

Bersama kebodohan diri


Biarkan saja kubus yang tahu bahagia hati

Sedihnya ratapan mata

Muramnya gambaran wajah

Gundahnya perabaan hati


Karena pada akhirnya aku sadar

Dirimu tidak akan pernah sama sekali sadar akan wujud ku


Ada sosok menarik yang telah berhasil mengikatmu

Dan aku

Hanya bisa merelakan

Ditulis oleh Nawwar Hayyu Hastuty, Mahasiswi  Ilmu Komunikasi FISIP 2016