Melayangnya Harapan
Andai kata… Laut tetap kau selami Tulip tetap kau petik Si Pemberani itu kau Akankah kau tak menyesali setiap ‘andai kata’ di hidupmu?
Sumber Gambar: Pexels
Laut mahir dalam berpura-pura
Birunya hanyalah semu yang menutupi rahasianya rapat-rapat
Andai kata kau berani ingin tahu, semakin kau tertipu akan keindahannya
Hingga kau tenggelam, mati dalam rasa penasaran
Tulip bermekaran indah mengubah dunia menjadi merah muda
Menyihir mata siapa saja untuk terpana pada hamparannya
Andai kata kau petik setangkai, kau hantar padaku
Sesaat saja tulip setangkai layu, tidak diterima oleh rumahku
Pemberani terlihat semakin bersinar, kau semakin silau
Penakut yang menggenggam tanah kering
Amat kuat hingga debu berjatuhan di sela jarimu
Melayang meninggalkanmu yang terpaku
Andai kata…
Laut tetap kau selami
Tulip tetap kau petik
Si Pemberani itu kau
Akankah kau tak menyesali setiap ‘andai kata’ di hidupmu?
Puisi ini ditulis oleh Siti Mu’ayyadah, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris FIB Unmul 2022.