Katanya, Mereka Teman

Katanya, Mereka Teman

Sumber: weheartit.com

Tatapan mereka menjurus padaku,

seolah ingin bertanya.

Tak jua kudengar sebuah kata terlontar dari mulutnya.

Aku memilih diam saja.


Salah satu dari mereka berbisik,

menuduhku tanpa bukti.

Menganggapku berubah.

Tak seperti kemarin.


Aku mendekat. Mereka terperanjat.

Menyunggingkan senyum manis adalah caraku.

Demi memberi tahu, kalau aku baik-baik saja.

Mereka menganga, rasa bersalah terlukis jelas di wajahnya.


Katanya mereka teman,

selalu mengerti perasaan dan keadaan.

Coba lihat sekarang,

ujung-ujungnya mereka mengataiku di belakang.


Lantas, apalagi yang mau kuharapkan?

Toh, mereka telah sukses membuat diriku kecewa.

Sekaligus membencinya dengan segenap jiwa.


Ditulis oleh Yasmin Medina Anggia Putri, mahasiswi Sastra Inggris, FIB 2017.