Wisuda Gelombang III 2026, Wisudawan Bagikan Cerita dan Harapan
Wisuda Gelombang III Unmul 2026 melepas 2.621 lulusan dengan beragam capaian dan cerita
- 21 Sep 2026
- Komentar
- 44 Kali
Sumber Gambar: Uhing/Sketsa
SKETSA – Unmul kembali menggelar prosesi Wisuda Gelombang III 2026 pada Sabtu hingga Minggu (19–20/9). Mengawali acara, wisudawan dan tamu undangan melihat beberapa penampilan, seperti penampilan prodi Etnomusikologi hingga pemutaran video ucapan Dies Natalis ke-64 Unmul dari berbagai rektor universitas negeri lainnya.
Berdasarkan laporan dari Wakil Rektor (WR) Bidang Akademik, Lambang Subagiyo, total wisudawan pada Gelombang III mencapai 2.621 orang, dengan 1.350 wisudawan mengikuti prosesi secara langsung pada sesi pertama. FKIP kembali menjadi penyumbang wisudawan terbanyak pada sesi ini dengan 387 lulusan. Disusul FEB sebanyak 246 lulusan, serta FISIP sebanyak 150 lulusan.
Rektor Unmul, Abdunnur menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para wisudawan. Beliau menyebutkan bahwa pada gelombang ini, terdapat 492 orang yang berhasil meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.
"Predikat bukan sekadar pujian, melainkan lebih ditujukan dalam implementasi bahwa lulusan alumni Unmul mampu memberikan manfaat, baik untuk pengembangan keilmuannya maupun untuk berdampak secara positif bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat," tutur Abdunnur dalam sambutannya.
Abdunnur juga berpesan bahwa di era digital dan global saat ini, lulusan dituntut untuk terus berinovasi. Memasuki usianya yang ke-64, Unmul terus memperkuat kualitas, riset, dan kolaborasi strategis sebagai langkah nyata menuju perguruan tinggi berkelas dunia.
Adapun Lulusan Terbaik Program Sarjana pada wisuda kali ini diraih oleh Siti Julaikhah dari FKM dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.
Untuk Program Pascasarjana diraih oleh Anton Dody Rushendra dari Program Studi (Prodi) Manajemen dengan IPK 4.00, serta lulusan terbaik Program Profesi diraih oleh Diza Azzahra Safari, dari Profesi Dokter dengan IPK 3.78 dan masa studi 2 tahun 9 bulan.
Ade Zaizah dari Sastra Inggris FIB Unmul yang hadir sebagai perwakilan wisudawan memberikan pesan menyentuh. Dirinya menekankan bahwa wisuda hari ini bukanlah sekadar menerima selembar ijazah dan toga, melainkan sebuah penerimaan atas tanggung jawab yang lebih besar.
"Wisuda bukanlah akhir, ke depan tantangan semakin besar. Sebagai lulusan Unmul, kita memiliki amanah untuk mengamalkan ilmu dan mengharumkan nama almamater," ucap Ade ketika diwawancarai Sketsa.
Di sisi lain, lulusan S1 Akuntansi FEB Unmul, Eleazar Gunawan Wibisono Sufedi menjelaskan proses perkuliahannya sampai dapat mencapai titik ini.
Ia menyebutkan bahwa berbagai rintangan, tugas, dan kegiatan organisasi selama menjadi mahasiswa adalah proses yang membuatnya lebih berkembang dan bertanggung jawab.
Eleazar juga mengucap rasa terima kasihnya kepada rekan-rekan yang mendukungnya selama masa perkuliahan.
"Terima kasih kepada orang tua, dosen pembimbing, dan teman-teman yang mendukung selama perkuliahan, dan teruntuk mahasiswa yang sedang skripsi intinya kerjakan saja," tutur Eleazar.
Ia berharap ilmu yang didapatkannya bisa menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja kedepannya.
Tidak jauh berbeda, Yotam dari Prodi Farmasi Klinis Fakultas Farmasi Unmul juga membagikan cerita suka dukanya.
Ia secara terang-terangan mengaku bahwa masa kuliahnya penuh dengan rasa pusing dan tuntutan untuk sering begadang. Namun, hal tersebut berhasil dilaluinya dengan seru berkat bantuan teman-teman seperjuangan.
"Terima kasih buat teman-teman yang udah saling membantu sampai lulus, dan terima kasih juga bagi para dosen atas ilmunya. Buat adik tingkat, semangat ya, pusingnya bakalan kebayar kok," pesan Yotam menyemangati.
Di akhir, ia turut memohon doa agar langkahnya dipermudah, baik untuk mencari pekerjaan yang bermanfaat bagi orang banyak maupun melanjutkan studi. (cau/mou)