Sosok

Perjuangan Samiye, Ibu dalam Cengkeram Ekonomi

Ilustrasi ibu dan anak. (Sumber: Thayyiba.com)

avatar
Sketsa Unmul

sketsaunmul@gmail.com


SKETSA – Pagi itu, hujan baru saja reda. Aroma basah masih tercium dari jalan aspal yang belum mengering. Sementara mentari yang semakin meninggi di awal hari itu cukup menghangatkan. Namun kehangatan lain terasa di depan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sosok Samiye, yang berjuang demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Samiye merupakan salah satu Cleaning Service (CS) di Unmul sejak 19 tahun silam. Almarhum suaminya juga berprofesi yang sama, bahkan pernah diangkat menjadi kepala satpam Unmul.

Sehari-hari, Samiye berangkat sejak pukul setengah enam pagi dari kediamannya di Jalan PM. Noor. Ia punya semangat tinggi, walau usia tak muda lagi.

"Kalau pagi nyapu di sepanjang jalan FEB, FPIK, FKIP. Sampai jalan setapak yang sering dijakan rute jogging di belakang gedung FKM," terangnya saat ditemui Sketsa Rabu, (20/12).

Meski merasakan berjuang sendiri tanpa ditemani suami, Samiye nyatanya mampu membesarkan kedua buah hatinya. Anak pertamanya telah berkeluarga, dan si bungsu baru saja menyelesaikan tahap pendadaran di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unmul.

Kebahagiannya bertambah sejak kehadiran sang cucu yang kini berusia dua tahun. Siang hari usai bekerja, Samiye dengan senang hati kembali ke rumah untuk menjaga cucunya.

Bicara soal pendapatan, gaji yang diterima wanita asal Madura tersebut, hanya mampu mencukupi kebutuhan konsumsi sehari-hari, bahkan kurang. Namun tetap ia bersyukur.

“Ya enggak cukup, kadang anakku ngasih Rp200 atau Rp300 ribu,” ujar Samiye sembari tersenyum kecil.

Di usia senja, Samiye bahkan enggan untuk berhenti atau beralih dari pekerjaannya. Alasan utamanya ialah ketakutan tidak terpenuhinya kebutuhan sehari-hari apabila ia berhenti.

Sosok Samiye ialah satu dari sekian banyak ibu-ibu di Indonesia yang berjuang demi memenuhi kebutuhan hidup dalam cengekeram ekonomi yang kian menghimpit. Kepada seluruh ibu, selamat kau tak terganti. (erp/adl/aml)



Kolom Komentar

Share this article