Langkah ITLS Menelurkan Pemimpin Baru

Langkah ITLS Menelurkan Pemimpin Baru

SKETSA - IT Leadership School (ITLS) merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang dirancang oleh BEM FTIK. Bertujuan untuk melahirkan pemimpin baru di masa yang akan datang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/9) diikuti sekitar 110 maba.

ILTS menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Muhammad Teguh Satria (Presiden BEM KM 2016), Ibrahim (Wakil Presiden BEM KM 2015), Ridwan Haris Maulana (Ketua BEM FTIK) dan Nella Oktaviana (Wakil Presiden BEM FKM 2015). Keempatnya sengaja didatangkan untuk memberikan materi, motivasi sekaligus sharing pengalaman menjadi seorang pemimpin kepada para peserta ITLS.

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu “Key to Be a Leader”. Tujuannya untuk menciptakan generasi yang mampu memberikan solusi-solusi jitu untuk perbaikan Indonesia di masa mendatang.

Di sela-sela acara berlangsung Khefyn Ramadhan, selaku Ketua panitia menuturkan tujuan pelaksaan kegiatan ini ialah untuk memberikan bekal dan pengalaman belajar kepemimpinan kepada para peserta. “Agar tidak menjadi mahasiswa yang apatis yang sekedar kuliah, pulang, kuliah, pulang, tetapi mampu menjadi mahasiswa aktif dan berprestasi dengan mengisi waktu kosong mereka dengan hal positif seperti belajar berorganisasi dan mengembangkan minat bakat mereka,” ucapnya

Senada dengan itu, Jamal, ketua BEM FTIK mengaku dengan kegiatan ini dapat melahirkan pemimpin yang kelak dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari generasi sekarang. “Pemimpin terbaik bukanlah mereka yang memiliki ribuan pengikut, tapi pemimpin terbaik ialah mereka yang mampu melahirkan banyak pemimpin-pemimpin baru setelahnya,” pungkas Jamal.

Selain materi-materi yang diberikan oleh narasumber, acara ini juga diisi dengan “Focus Grup Discussion”. Sebuah ajang untuk peserta berdiskusi terkait problematika dari penerapan aturan “Student Day” yang hanya sebagian fakultas saja menerapkannya di Unmul.

Dalam agenda tersebut tampak semua peserta antusias mengeluarkan pendapatnya terkait isu yang diangkat. Hingga di penghujung acara semua peserta berkomitmen akan memanfaatkan student day sebagai hari kegiatan kemahasiswaan dan siap menjalankan aturan ini di FKTI.

Sebab, menurut peserta ini merupakan kesempatan baik yang diberikan kepada mahasiswa untuk fokus belajar berorganisasi dan mengembangkan minat bakat. Hingga nanti mampu berprestasi secara akademik maupun non akademik. (e2)