Berita Kampus

Tim Basket Unmul Berharap Dukungan Lebih Besar Setelah Berjuang di Campus League Nasional

Tim Basket Unmul maju wakilkan Kalimantan dalam ajang Campus League Nasional. Sempat terkendala waktu latihan dan biaya keberangkatan

Sumber Gambar: Tim Basket Unmul

SKETSA – Tim Basket Unmul berhasil mewakili Kalimantan pada ajang Campus League tingkat nasional. Di balik pencapaian tersebut, tim menghadapi sejumlah tantangan selama proses persiapan hingga keberangkatan. Dimulai dari jangka latihan hingga keterbatasan dana membuat tim harus berjuang lebih keras untuk tampil membawa nama Unmul.

Kapten Tim Basket Unmul, Roitsabiq Dwi Pangga mengatakan persiapan menuju Campus League Regional Samarinda dimulai sekitar satu bulan sebelum pertandingan. Namun, latihan tidak dapat berjalan optimal karena cuaca yang tidak menentu serta kesibukan para pemain dalam menjalani perkuliahan.

"Latihan kami tidak bisa dikatakan efektif karena faktor cuaca yang tidak menentu dan para pemain memiliki tugas kuliah sehingga tidak dapat hadir latihan," ujar Roitsabiq dalam wawancara bersama Sketsa, Kamis (16/7) lalu.

Meski demikian, kesempatan mewakili Unmul sekaligus Kalimantan di tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota tim. Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sesuatu yang mudah diraih sehingga seluruh pemain tetap berupaya memberikan penampilan terbaik.

"Senang dan bangga dapat mewakili Unmul dan tentunya Kalimantan. Dengan persiapan yang ada, kami tetap mengusahakan memberikan yang terbaik yang kami mampu," ungkapnya.

Selain menghadapi kendala saat latihan, tim juga mengalami keterbatasan anggaran menjelang keberangkatan ke tingkat nasional. Kondisi tersebut membuat jumlah atlet yang diberangkatkan harus dikurangi dari 12 pemain menjadi 10 pemain.

"Kurangnya dana membuat kami tidak dapat membawa full team. Tentu, kami kecewa karena tidak dapat bertanding dengan kekuatan penuh seperti saat regional," jelasnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, pihak kampus tetap memberikan dukungan kepada tim sesuai kemampuan yang dimiliki. Bantuan yang diberikan meliputi pendanaan, transportasi, serta kebutuhan logistik selama mengikuti kompetisi.

Roitsabiq berharap ke depannya pembinaan olahraga prestasi di Unmul dapat memperoleh perhatian yang lebih besar. Ia juga mengajak mahasiswa untuk turut memberikan dukungan kepada atlet agar semakin termotivasi meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

"Harapan kami, tim basket Unmul ke depannya lebih mendapatkan atensi dari kampus dan dukungan mahasiswa. Unmul memiliki atlet basket yang bertalenta. Namun, kurangnya dukungan tentu akan memengaruhi semangat bagi para atlet," tutupnya.  (kai/gta/ayy/aya)




Kolom Komentar

Share this article