Berita Kampus

Potret Isu Kemanusiaan di Tanah IKN, LPM Sketsa Unmul Sabet Juara 1 Anugerah Dewan Pers 2023

Prestasi LPM Sketsa Unmul dalam menyuarakan isu kemanusiaan Suku Paser Balik di IKN

Sumber Gambar: Dewan Pers

SKETSA — Nama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sketsa Unmul kembali menggema di kancah nasional. Kali ini, Dewan Pers menobatkan salah satu karya jurnalistik awak Sketsa sebagai Juara 1 Kompetisi Karya Jurnalistik Pers Mahasiswa untuk Kategori Feature Isu Kemanusiaan. 

Kabar baik tersebut diumumkan pada malam puncak Anugerah Dewan Pers 2023 yang dihelat di Hotel JW Marriot, Jumat (10/11) lalu. Sebagai informasi, pemberian Anugerah Dewan Pers ini merupakan bentuk apresiasi terhadap semua insan pers dan komponen masyarakat yang punya andil dalam menghasilkan karya jurnalistik berkualitas dan berperan dalam menjaga serta memperjuangkan kemerdekaan pers, tak terkecuali pers mahasiswa.

Bertajuk “Masalah Pelik Suku Paser Balik: Kebun dan Hutan Dikuasai, Kini Hanya Bisa Pertahankan Tradisi” merupakan liputan yang ditulis oleh Muhammad Razil Fauzan mahasiswa FIB sekaligus Ketua Umum LPM Sketsa Unmul periode 2021/2022.

(Baca: Masalah Pelik Suku Paser Balik: Kebun dan Hutan Dikuasai, Kini Hanya Bisa Pertahankan Tradisi

Nindiani Kharimah, Ketua Redaksi LPM Sketsa Unmul menyebut bahwa raihan tersebut seyogianya harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh awak Sketsa untuk senantiasa menghasilkan liputan yang berkualitas serta berdampak bagi kemanusiaan.

“Alhamdulillah, rezekinya Sketsa sebagai juara 1. Tentunya ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menyuarakan dan mengangkat isu-isu yang membutuhkan perhatian bersama,” tutur Nindi pada Senin (13/11) yang menerima langsung penghargaan tersebut di Jakarta.

Sebagai salah satu pers mahasiswa yang memiliki posisi strategis dengan lokasi pembangunan IKN di Kalimantan Timur, menurutnya hal tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan.

“Apalagi memang lokasi IKN ini kan berada di wilayah jangkauan kami. Harapannya, ini bisa jadi sedikit kontribusi kami untuk memantau dan menjalankan fungsi watchdog pers dari kalangan mahasiswa,” sambung Nindi.

Euforia ini juga tak ketinggalan sampai kepada Abdunnur selaku Rektor Unmul. Lewat pesan WhatsApp, Minggu (12/11) lalu Abdunnur menyampaikan pesan dan apresiasinya kepada segenap awak Sketsa yang bertugas. 

Harap Abdunnur, lewat berbagai karya jurnalistik yang diterbitkan nantinya, awak Sketsa dapat memegang komitmen menebar manfaat bagi kemanusiaan tak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional.

“Untuk mahasiswa pemenang maupun untuk semua jurnalis LPM Sketsa Unmul agar  terus semangat belajar dan meningkatkan skill jurnalistik, terus berkarya, meningkatkan inovasi dan kreativitas jurnalistik untuk mencerdaskan bangsa serta memberi manfaat kontribusi bagi kemanusiaan di Indonesia maupun di seluruh dunia,” pesan Abdunnur. (nav/nkh/ems)



Kolom Komentar

Share this article