Tentang Kami

Sketsa Unmul Rayakan Milad ke-19, Hadirkan Diskusi Tantangan Wartawan di Tengah Maraknya AI

Dengan nuansa hangat pink matcha, Sketsa Unmul rayakan milad ke-19 dengan membuka diskusi tantangan wartawan di tengah maraknya AI

avatar
Sketsa Unmul

sketsaunmul@gmail.com


Sumber Gambar: Rahman/Sketsa

SKETSA - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sketsa Unmul gelar acara Literasyik sekaligus perayaan milad ke-19, Sabtu (9/5) lalu di Gedung Bundar Faperta Unmul. Acara ini bertajuk “Dua Rasa, Satu Cerita” dengan membawa topik “Tantangan Wartawan di Maraknya Penggunaan Artificial Intelligence (AI)” untuk Literasyik.

Literasyik merupakan gelar wicara yang rutin digelar LPM Sketsa Unmul setiap tahun untuk menjawab isu-isu terkini. Kegiatan ini dihadiri oleh Pers Mahasiswa (Persma) se-Samarinda juga Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Unmul yang dekat dengan topik serupa.

Agenda Literasyik  dipandu  M. Abdie Negara selaku moderator dengan menghadirkan Akademisi FISIP Unmul, Ziya Ibrizah, dan Jurnalis Kaltim Today, Defrico Alfan Saputra.

Kedua pemantik membawakan pandangan berbeda terkait topik yang sedang dibicarakan. Perbedaan pendapat menjadi sebuah kolaborasi baru yang saling berkesinambungan antara satu sama lain.

Salah seorang peserta dari LPM Cakrawala Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Mutia Rohaeni mengaku mendapat wawasan baru terkait topik yang menjadi bahan diskusi. 

“Hari ini seru banget karena menambah wawasan juga penggunaan AI bagi wartawan. Ternyata AI itu bisa menjadi teman sekaligus tantangan tersendiri bagi wartawan itu sendiri,” ucap Mutia kepada Sketsa, Sabtu (9/5). 

Di sisi lain, salah seorang delegasi dari Lembaga Kajian Ilmiah dan Studi Hukum (LKISH) FH Unmul, Nazwa Miranti Putri mengaku materi yang dibawakan sangat relevan dengan keadaan saat ini di mana AI sedang merajalela.

“Menurut saya jurnalis itu harus tetap ada walaupun adanya AI. Karena jurnalis itu sebagai penggerak dan AI itu sebagai pembantu kita dalam menyampaikan ide,” tuturnya, Sabtu (9/5).

Berakhirnya agenda Literasyik dilanjut dengan acara perayaan Milad Sketsa Unmul. Panitia mengenakan pakaian bernuansa pink & matcha sesuai dress code yang telah ditentukan. 

Dekorasi tempat disesuaikan dengan tema, menciptakan kesan yang berwarna dan ceria. Acara diisi dengan sesi berbagi harapan antar anggota, pemotongan kue ulang tahun, permainan kelompok, hingga pembagian hadiah.

LPM Sketsa Unmul sendiri sudah berkiprah sebagai media penyebaran berita kampus sejak 2007 silam. Tahun 2026 ini merupakan tahun ke-19. Sketsa menyebarkan informasi dan media kontrol di ranah perguruan tinggi.

Perayaan ini menjadi momen kebersamaan antar anggota. Tanpa format acara yang formal, kegiatan berlangsung lancar dan penuh interaksi hangat. Agenda ini turut menjadi motivasi anggota agar terus menyebarkan informasi aktual, berdiri bersama keadilan, dan menjadi media informasi yang terpercaya. (ica/mou) 



Kolom Komentar

Share this article