Press Release

SANITATEAM: Inovasi Digital Sanitasi dari Mahasiswa Unmul

Lima mahasiswa Unmul berhasil membuat inovasi berbasis digital website di bidang lingkungan dan kesehatan

avatar
Sketsa Unmul

sketsaunmul@gmail.com


Sumber Gambar : Istimewa

Lima mahasiswa Unmul berhasil membuat inovasi berbasis digital website di bidang lingkungan dan kesehatan. Adapun kelima mahasiswa yang tergabung dalam tim tersebut ialah Muhammad Ananta Buana Burhan (Fakultas Kedokteran 2018), Fitri Handayani (Fakultas Kesehatan Masyarakat 2018), Febrina Wahyu Ibtiyani (Fakultas Teknik 2018), Andi Giovanni (Fakultas Teknik 2018) dan Fauziyyah Ali (Fakultas Kedokteran 2019).

Tim proyek ini bernama Sanitateam. Mereka mengikuti ajang kompetisi Etam Impact Academic for Sanitation Heroes (EIASH 3.0) yang diadakan oleh Sahabat Bumi Indonesia bersama YSEALI sejak Agustus lalu.

Kegiatan EIASH 3.0 merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mencari inovasi teknologi dan gagasan pemuda dalam mengimplementasikan poin Sustainable Development Goals (SDG’s), terutama menyangkut penuntasan permasalahan Sanitasi dan Air Bersih. Sanitateam termasuk salah satu tim finalis yang berhasil mendapatkan suntikan dana hibah awal dari penyelenggara program EIASH 3.0.

Sanitateam lalu merancang gagasan dan inovasi teknologi berbasis digital website. Komponen website-nya sebagai pusat data (profil dan transaksi) bank sampah, konten edukasi masyarakat (kesehatan dan kebersihan lingkungan) serta dirancang untuk program jangka panjang. Seperti program pencarian crowdfunding, kolaborasi mitra terkait dan bisnis sosial. Laman tersebut dapat dengan mudah diakses pada laman www.sisanitasi.site.

Dalam prosesnya, mereka merancang gagasan pelaksanaan website, melakukan pengembangan website bersama dua mahasiswa FT Unmul, Alan Zulfikar dan Adrian Fahmi. Sanitateam mengikuti agenda implementasi dan mentoring program di EIASH 3.0 Sahabat Bumi Indonesia bersama YSEALI, juga melakukan kolaborasi dengan banyak pihak terkait upaya uji coba dan implementasi program.

Saat masa uji coba dalam bentuk prototype project, Sanitateam melaksanakannya di Bank Sampah Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda selama dua bulan. Selain bank sampah, mereka berhasil menggaet mitra kolaborasi seperti Kampung KB Rawa Makmur, Duta Peduli Sampah Samarinda dan Energizer Team Unmul.

Adapun program-program implementasi yang telah dilaksanakan adalah memasukan data bank sampah, pembuatan artikel edukasi kesehatan, campaign project di platform media sosial sampai kegiatan luring seperti seminar terkait stunting dan bakti sosial bersih-bersih di Kelurahan Rawa Makmur.

Mereka berharap, proyek ini dapat terus berjalan meskipun kompetisi telah usai. Tak hanya itu, Sanitateam ingin ke depannya banyak tangan-tangan baik yang mau mendukung program yang mereka kerjakan ini.

Dengan website yang mendapat dukungan banyak pihak, Sanitateam berharap dapat menjadi pelopor awal dan pelecut semangat bagi pejuang sanitasi di Samarinda dan Kaltim secara luas.

Ditulis oleh Sanitateam, perwakilan Universitas Mulawarman dalam Ajang Kompetisi Etam Impact Academic For Sanitation Heroes (EIASH 3.0).



Kolom Komentar

Share this article