logo logo

Suara Kritis & Edukatif Mahasiswa

Universitas Mulawarman

Kontak Redaksi LPM SKETSA

Call: +6285159630227

sketsaunmul@gmail.com
Hiburan

Ngabuburit dengan Rekomendasi Film Religi Berikut!

Kumpulan rekomendasi film religi Indonesia yang layak ditonton di bulan suci Ramadan.

Sumber Gambar: Imbd.com

SKETSA - Keberadaan film religi masih menjadi genre yang populer di Indonesia. Sebagian besar diantaranya menyajikan cerita kehidupan bernuansa islami, lengkap dengan nilai religius, penuh hikmah dan inspiratif. Terlebih pada bulan Ramadan seperti ini, film religi tentu menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi waktu kosong atau mengisi agenda ngabuburitmu. Selain sebagai hiburan, juga akan membantu dalam refleksi diri, dan menambah wawasan keislaman. Yuk, cek rekomendasi berikut!

Pintu Surga Terakhir - 2021

Dirilis pada 11 November 2021, film yang disutradarai oleh Fajar Bustomi ini dibintangi oleh Cut Meyriska, Roger Danuarta dan Indro Warkop sebagai pemain utama. Membawa kisah Irma (Diperankan Cut Meyriska), seorang wanita sukses yang tidak berhenti untuk menolak ajakan lamaran yang dialamatkan kepada dirinya. Pada sisi lain, sang ayah (Indro Warkop) yang merasa hidupnya tidak akan lama lagi, justru memohon kepada Irma untuk menikah. 

Namun, Irma merasa belum siap untuk menjalankan rumah tangga sampai dia bertemu dengan seseorang di masa lalunya. Namun, keraguan masih dimilikinya. Bagi Irma, Ia masih ingin berbakti terhadap sang ayah sebagai pintu terakhir untuknya ke Surga. Dengan penyajian kisah yang sederhana, film ini membawa ending mengharukan yang tak terduga.

Ghibah - 2021 

Jika selama ini menemukan banyak film religi dengan tema sejarah, cinta, hingga komedi, film kali ini hadir dengan tema yang berbeda. Disutradarai oleh Monty Tiwa yang dirilis pada 30 Juli 2021 itu merupakan film horor dengan banyaknya pesan moral di dalamnya.

Selain mengandung nilai-nilai religi, penyajian cerita juga terbilang cukup seru untuk diikuti. Berkisah mengenai Firly (diperankan Anggika Bölsterli), Dina (diperankan Zsa Zsa Utari), dan Ulfa (diperankan Arafah Rianti) yang sangat suka memperbincangkan orang-orang di sekeliling mereka. Sampai suatu hari Firly mulai merasakan hal-hal aneh yang terjadi pada dirinya.

Rentang Kisah - 2020

Diambil dari kisah nyata influencer Indonesia Gita Savitri yang menjalani pendidikan di Jerman. Turut dibintangi oleh Beby Tsabina, Bio One, Junior Roberts, Cut Mini dan Donny Damara, merupakan hasil adaptasi dari novel Gita sendiri dengan judul yang sama. 

Selain mengisahkan Gita sebagai mahasiswa, film Rentang Kisah juga membawa perjalanan spiritual dalam memahami ajaran agama Islam sebagai minoritas di luar negeri. Gita turut menemukan kedekatan dengan keluarga justru ketika mereka berjauhan. Kisah asmara berbeda keyakinan menjadi bumbu yang menarik untuk ditonton.

Mekkah I'm Coming - 2019

Dibintangi oleh Rizky Nazar, Michelle Ziudith, dan Totos Rasiti, film komedi ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Mengisahkan seorang pria bernama Eddy (diperankan Rizky Nazar) yang ingin melamar pujaan hatinya Eni (diperankan Michelle Ziudith), namun terhalang oleh restu ayah Eni (diperankan Totos Rasiti).

Berbagai upaya merayu demi mendapat restu pun dilakukan Eddy hingga dirinya berbohong bahwa akan naik haji. Kenyataannya Eddy masih harus menunggu sepuluh tahun lagi untuk mengunjungi Mekkah dengan visa haji resmi. Dikelilingi rasa bimbang Eddy kemudian memutuskan untuk mengikuti travel haji yang dia percaya, namun ternyata terjadi penipuan yang membuat permasalahan hidupnya semakin rumit.

Ajari Aku Islam - 2019

Film Ajari Aku Islam diangkat berdasarkan kisah nyata dari sang produser, Jaymes Rianto. Meski dirilis pada 2019, film yang dibintangi Roger Danuarta, Cut Meyriska, Shinta Naomi, Clara Jennifer Darren dan Miqdad Addausy masih menarik untuk ditonton penggemar romansa berbeda keyakinan.

Mengisahkan tentang Kenny (diperankan Roger Danuarta) seorang pemuda keturunan tionghoa-medan yang jatuh cinta pada Fidya (diperankan Cut Meyriska) seorang gadis melayu muslim. Perbedaan budaya dan agama yang cukup jauh diantara keduanya menjadi konflik tersendiri juga menjadi ikon dari film ini. (ahn/khn)



Kolom Komentar

Share this article