Semarak Mulawarman Medical Fair 2020 dalam Pandemi Covid-19

Semarak Mulawarman Medical Fair 2020 dalam Pandemi Covid-19

Sumber Gambar: Istimewa

SKETSA – Mulawarman Medical Fair 2020 sukses dilaksanakan secara daring dengan total peserta lebih dari 100 orang. Agenda tahunan Fakultas Kedokteran yang digelar sejak 12 September 2020 ini menjadi tantangan tersendiri bagi panitia, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai. Waktu persiapan selama kurang lebih 3 bulan pun dimanfaatkan dengan maksimal.

Penutupan kegiatan Mulawarman Medical Fair telah dilangsungkan pada Sabtu (10/10) kemarin. Tema yang di angkat juga cukup unik, yakni ERITROSIT atau “Excellent Event to Radiate your Skill, Intelligence, and Talent”. Ini bermakna bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan, kecerdasan, dan talenta untuk dimanfaatkan seluas mungkin. Seperti manfaat dari sel darah merah (eritrosit) itu sendiri.

Terdapat lima cabang lomba yang di bagi atas internal dan eksternal. Dua cabang lomba untuk mahasiswa FK Unmul, dua cabang lomba untuk siswa SMA jurusan MIPA tingkat wilayah dan satu cabang lomba mahasiswa jurusan kesehatan se-Indonesia.

Untuk lomba internal, diadakan lomba Rangking 1 dan Mulawarman Medical Olympiad di mana pesertanya dibatasi untuk angkatan 2019, 2018, 2017 seluruh program studi di FK Unmul. Sedangkan untuk eksternal, diadakan lomba Medicraft (Medical Education Craft) berupa lomba poster publik yang diikuti oleh Siswa SMA jurusan MIPA se-Indonesia. Kemudian Medicine (Mulawarman Medical Science Challenge) berupa olimpiade sains kedokteran dasar yang diikuti oleh siswa SMA jurusan MIPA se-Kalimantan, dan National Essay Competition bertemakan kelainan jantung dan pembuluh darah yang diikuti oleh mahasiswa kesehatan se-Indonesia.

Alliya Herwidia, mahasiswa Kedokteran 2019 selaku Ketua Panitia ERITROSIT mengaku jika dirinya puas dengan pelaksanaan acara untuk tahun ini. Terlebih karena antusiasme peserta yang lumayan tinggi meski berada pada masa pandemi dan pelaksanaan dilakukan full-time secara daring.

“Lingkup peserta juga semakin besar. Apalagi ada yang berasal dari Sumatera Utara, DKI Jakarta, Bali, dan sebagainya,” jelasnya kepada Sketsa, Sabtu (10/10).

Acara ditutup melalui media daring bersama dengan pengumuman pemenang. Selain peserta dan panitia, hadir pula Wakil Dekan bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni yakni dr. Endang Sawitri. Pada sambutan beliau, ia memuji kinerja dari panitia beliau juga menyebut jika kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi Unmul terkhusus Fakultas Kedokteran di kancah nasional. (rkn/len)