Hatiku seperti pasar
Berlalu-lalang mereka tak ada yang kukenal
Wajah asing rupa yang tak terdefinisikan
Kata-katanya yang tak dapat aku terjemahkan
Bahasa aneh yang jarang ku dengar
Kasar
Menyapa aku asing disini
Bagai aku adalah tamu tanpa undangan
Aku siapa disini?
Orang asing tanpa nama
Hatiku sekarang bagai tempat
penimbang barang
Oh bukan. Rupanya berbentuk dermaga
Pengantar barang
Oh bukan. Itu bukan milikku
Aku siapa disini?
Tiba-tiba gelombang bergolak kencangnya
Ku tersentak pilihan dalam dilema
Tak mengenal siapa diriku
Kekosongan semakin menanyakan
Siapa kah aku?
Jemput aku, jemput aku sekarang jua
Aku berputar-putar mencari pintu ke segala arah
Berada di tanah lapang
Keasingan tetap saja menerkam disana
Ditulis oleh Marini Juni Ananda Basrimas, Mahasiswi Ilmu Komunikasi, FISIP 2017.