Di sini kugunakan kembali
Pena kecilku
Aku merangkai lagi
Di langit sore terik
Memilah huruf-huruf mati
Kupilih yang pelik
Kusatukan hingga berwarna
Mengambil kata-kata tak bermakna
Menaruh beribu perkara cinta
Semua tentang hari kelabu
Hingga tercipta kutipan amarah
Untuk langit tak jua biru
Hei kau yang di sana
Bayangkan seribu kata
Terangkai namun tak tercipta
Membungkam seribu bahasa
Mendung menyambutku
Tanpa hadirnya dirimu
Ahh, aku merindu
Tanpa kasih tak jua bertemu
Ditulis oleh Taufik Noor, Mahasiswa Ilmu Kehutanan Fahutan 2015