Seminar Nasional Pekan Jurnalistik 2023: Eksplorasi Jurnalis Muda Terhadap Independensi Media

Seminar Nasional Pekan Jurnalistik 2023: Eksplorasi Jurnalis Muda Terhadap Independensi Media

Sumber Gambar: UKM Jurnalistik Polnes

SKETSA – Minggu (10/9), UKM Jurnalistik Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) mengadakan seminar nasional pekan jurnalistik bertajuk Gen Z dalam Menghadapi Independensi Media yang bertempat di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Agenda ini sebagai bekal bagi Gen Z, terkhusus para jurnalis muda, dalam menyadari pentingnya kesadaran terkait independensi media. 

Dihadiri oleh ratusan anak muda yang tertarik dengan dunia jurnalistik, UKM Jurnalistik Polnes menghadirkan salah satu jurnalis ternama yakni Jeannette Lee, seorang reporter stasiun televisi SCTV dan media online Liputan 6 sebagai narasumber. 

Jeannette menyampaikan materi perihal live report di dunia jurnalistik, yaitu pemberitaan secara langsung di lapangan. Sebutnya, live report tak hanya sekadar berbicara di depan kamera. 

Lebih daripada itu, pesan yang disampaikan ke publik haruslah akurat. Sebab, hasil karya sebagai jurnalis ialah sebuah liputan yang sudah jelas kebenarannya dengan memberikan informasi secara aktual saat kejadian berlangsung. 

“Kita jadi dapat merasakan dan mewakili kehadiran pemirsa ketika di lokasi kejadian. Sebagai wartawan, harus bisa menggambarkan hal itu dengan menempatkan posisi sebagai korban yang terjadi. Semisal dalam kasus bencana alam,” ucapnya. 

Selain itu, dijelaskan pula terkait tujuan live report, kendala yang kerap dihadapi saat bertugas di lapangan seperti kendala lokasi hingga kendala alat, persiapan yang perlu dilakukan agar dapat menghasilkan berita yang kredibel dan dapat dipercaya, lalu jenis-jenis live report yang terdiri dari hard news serta soft news.

Di hari yang sama, awak Sketsa berkesempatan untuk mewawancarai Siti, salah seorang peserta seminar yang berasal dari Unmul. Menurutnya, urgensi topik yang diusung cukup penting agar masyarakat khususnya Gen Z memahami cara membuat sebuah berita yang aktual dan terpercaya.  

"Kita perlu mempelajari dengan detail informasi ataupun pendapat yang ingin kita sampaikan, dan jika menemukan orang lain sedang memberikan informasi yang tidak sesuai fakta, kita dapat memberitahunya dengan etika yang baik," kuncinya. (una/lza/ems)