Penerimaan Proposal Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2022 Telah Dibuka

Penerimaan Proposal Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2022 Telah Dibuka

Sumber Gambar: Youtube Ditjen Diktiristek

SKETSA - Penerimaan Proposal Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2022, telah dibuka oleh Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek. Hal itu diungkap secara resmi melalui Zoom Meeting dan Live Streaming pada Jumat (21/1) pada kanal Youtube Ditjen Diktiristek.

Melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat, program dibuka dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Program pendanaan ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi dosen, baik dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS), agar dapat meningkatkan riset dan inovasi pada tataran kampus guna mendorong pembangunan nasional. 

Dalam kegiatan penelitian terdapat lima bidang utama yang difokuskan, yakni Green Economy, Blue Economy, Digital Economy, Pariwisata, dan Kemandirian Kesehatan. 

Dengan dua skema yaitu Competitive Fund yang merupakan program kompetisi penelitian Kampus Merdeka bagi PTN maupun PTS. Ada pula Matching Fund yang merupakan terobosan dari Kedaireka untuk melakukan hilirisasi penelitian kerja sama antara perguruan tinggi dengan mitra baik kementerian atau lembaga, nonkementerian, pemerintah daerah, hingga dinas.

Adapun untuk kegiatan pengabdian masyarakat, akan difokuskan terkait teknologi tepat guna dan Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

Sejumlah dana pemerintah ditransformasi untuk mendukung kebijakan Kampus Merdeka ini. Sekitar 1,2 triliun anggaran dialokasikan untuk program Competitive Fund, dengan rincian 100 miliar untuk mewadahi 10 ribu dosen pemula PTN dan PTS dari klaster riset utama, madya, dan binaan. 

Selain itu, 525 miliar untuk hilirisasi penelitian bagi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan PTS klaster utama dan madya. Serta 575 miliar ditujukan bagi hilirisasi penelitian untuk menjawab solusi negara bagi PTN Badan Hukum (BH) dan PTS klaster mandiri. 

Sementara program Matching Fund dialokasikan dana 950 miliar bagi PTN dan PTS untuk hilirisasi kerja sama penelitian perguruan dengan mitra melalui Kedaireka.

Meski program ditujukan utamanya bagi pengajar, pelaksana tugas (plt.) Ditjen Diktiristek,  Nizam, mendorong agar penelitian yang akan dilakukan para dosen nantinya dapat melibatkan mahasiswa. Hal itu ditengarai sebab pendidikan tinggi pada dasarnya dapat menyiapkan sumber daya manusia masa depan menjadi lebih kreatif, inovatif, dan tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi lewat kompetensi riset dan inovasi.

"Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mengembangkan pengetahuan dan teknologi, bersama-sama co-creation antara dosen dan mahasiswa," jelas Nizam pada pembukaan di ruang Zoom Meeting tersebut.

Nizam berharap, mahasiswa yang terlibat dalam penelitian dapat diberikan hak berupa satuan kredit semester (SKS). Hal ini lantaran kompetensi yang mahasiswa dapatkan selama menjadi asisten dosen dalam penelitian sangat besar dibandingkan dengan yang mereka dapatkan di dalam kelas.

Untuk jadwal pengajuan proposal akan dilaksanakan mulai tanggal 25 Januari hingga 10 Februari 2022 yang dilakukan secara daring melalui laman resmi Simlitabmas, atau klik: https://simlitabmas.kemdikbud.go.id/.

Seleksi proposal akan dilakukan sampai akhir Februari 2022 dengan dua macam seleksi proposal yaitu seleksi administrasi dan substansi. Kemudian dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penelitian multitahun (lanjutan) secara ketat dengan memvalidasi kuota dan rekam jejak sehingga dapat dipilih penelitian mana yang dapat berlanjut dan besaran dana yang akan dikelola.

Sementara pengumuman proposal hendak dilaksanakan pada awal Maret 2022, dengan dana yang telah tersedia beserta kontraknya. Dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada Maret hingga Desember 2022 serta laporan akhir pada Desember 2022. 

Bagaimana, apakah kamu tertarik mengikuti program ini? Yuk, siapkan proposalmu dan ikuti seleksinya! (wsd/khn)