Pusdima Unmul Gaungkan Gerakan Menutup Aurat

Pusdima Unmul Gaungkan Gerakan Menutup Aurat

SKETSA - 14 Februari diperingati sebagai Hari Menutup Aurat Internasional. Pada tanggal yang sama diselenggarakan pula Aksi Gerakan Menutup Aurat (Gemar) oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) di seluruh Indonesia termasuk Pusdima Unmul.

Aksi Gemar pada Minggu (14/02) lalu dilakukan di GOR Sempaja. Kemarin (16/02) Pusdima kembali melakukan aksi serupa namun hanya dalam lingkup kampus. Longmarch dari Lapangan Basket FEB, Gedung Rektorat, hingga berakhir di Gedung Mata Kuliah Pendidikan Karakter (MPK) samping Auditorium.

Dalam aksi tersebut, mereka membagikan jilbab dan kaos kaki gratis. "Kita akan tebar jilbab dan kaos kaki gratis terutama buat teman-teman yang belum memakai jilbab," ungkap Nur Hijrah Ismail selaku Wakil Sekretaris Jendral Pusdima. Tujuan dari diadakannya aksi itu untuk mengajak muslimah-muslimah yang belum berjilbab untuk menutup aurat.

Gemar merupakan salah satu program kerja Departemen Kemuslimahan yang rutin dilakukan setiap tahun. Menurut Hijrah, inovasi yang berbeda dari aksi yang dilakukan pada tahun sebelumnya yaitu tahun ini tidak hanya Pusdima saja yang melakukan aksi namun setiap LDF yang ada di kampus. "Setiap tahun pasti ada tantangannya, ada yang berbeda, tahun ini lebih ramai dan respon dari masyarakat juga makin banyak yang mendukung."

Sebagai salah satu bentuk kreasi dan follow up dari ajakan menutup aurat, April mendatang diadakan acara bertajuk Muslimah in Action. Merupakan salah satu program kerja unggulan Departemen Kemuslimahan. Pada acara tersebut akan diadakan pelatihan tentang bagaimana caranya menjadi seorang muslimah ideal. "Kita akan benar-benar memberikan bekal supaya para muslimah bisa istiqomah dalam berhijab," tutur Hijrah kepada Sketsa.

Selain Muslimah in Action, Hijrah menjelaskan bahwa sebagai kado hari jadi ke-32, Pusdima mengajukan advokasi kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni untuk mendukung gerakan mahasiswa wajib memakai jilbab setiap Jumat. "Meskipun hanya hari jumat tapi kami berharap semoga ini bisa menjadi motivasi untuk segera memakai jilbab." (rrd/e3)